seo.uk.net Forum Indokasino FORUM INDOKASINO >
  • Berita Bola
  • Promo Casino
  • Promo Sportbook
  • Live Score
  • Contact us
  • Affiliate
  • Nawala Unblocker
  • Nawala Unblocker2
Selamat datang di blogspot indokasino tempat judinya semua kalangan
    />
  • INDOKASINO TEMPAT JUDINYA SEMUA KALANGAN
  • PROMO BONUS CREDIT KEJUTAN INDOKASINO
  • PROMO SPORTBOOK CASBACK 3%,5%,7%
  • PROMO CREDIT GRATIS INDOKASINO
  • HOT promo coming soon in 2014

Jumat, 24 Oktober 2014

El Clasico, Pamor Iker Casillas Luruh?




Stadion Santiago Bernabeu, menjadi ajang pertarungan duel klasik alias El Clasico antara tuan rumah Real Madrid melawan Barcelona pada Sabtu (25/10/2014). Laga itu adalah kali pertama di musim 2014/2015 Liga Spanyol.

Meski menaruh asa, mantan pemain tengah Barcelona Gaizka Mendieta masih menyisipkan kekhawatirannya. Utamanya, ihwal pamor kiper Real Madrid, Iker Casillas. "Casillas mungkin saja bernasib sama dengan  mantan ikon Real Madrid yang lainnya," kata Mendieta yang menjadi penggawa Barcelona pada 2002-2003 sebagai pemain pinjaman asal Lazio.

Mendieta menempatkan Casillas, kiper utama tim nasional (timnas) Spanyol saat ini dengan Raul Gonzales, Guti, dan Fernando Morientes. "Fans Madrid bisa jadi akan menjadikan pemain lain sebagai idola baru ketimbang Casillas," tutur pria berusia 40 tahun ini, seperti dilansir warta Goal.com, hari ini.

Iker Casillas berada di bawah mistar Real Madrid sejak 1999. Sampai kini, dirinya hampir 700 kali tampil bersama Los Blancos

Faktor Ancelotti

Saat ini, menurut Mendieta, penampilan Casillas terbilang di bawah performa. Sementara itu, Casillas, pemain berusia 33 tahun itu mendapat pesaing baru Keylor Navas. Navas, kiper utama timnas Kosta Rika baru berusia 27 tahun saat masuk ke dalam skuad Madrid.

Casillas, bermain buruk saat Madrid, di kandang sendiri, tumbang oleh tim sekota Atletico Madrid 1-2 pada 13 September 2014. Lantaran itulah, saat Madrid berjumpa dengan Elche pada pertandingan berikutnya, Casillas tak masuk daftar pemain. Keylor Navas pun bertugas menggantikan Casillas. 

Di mata Mendieta, fakta itu merupakan syarat bahwa Casillas semakin susut kemampuannya. Ditambah dengan terbilang lamanya Casillas bermain di Madrid, Mendieta merasa, akan ada tekanan berat bagi Casillas. "Begitulah ysng terjadi andaikan pemain bermain terlalu lama bagi sebuah klub," ulasnya.

Namun demikian, Mendieta mengaku harapan kini bergantung kepada pelatih Carlo Ancelotti. "Saya merasa Carlo Ancelotti menjadi pengurai beban tersebut," kata pemilik tinggi badan 1,73 meter ini.

Menurut Mendieta, lalu, Carlo Ancelotti bakal tetap memainkan Casillas pada laga tersebut. "Pasalnya, Ancelotti yang mengatakan bahwa Casillas adalah pilihan nomor satunya di bawah mistar Madrid,"demikian Gaizka Mendieta. 
 
Selengkapnya...

'MU Harus Main sebagai Tim untuk Petik Kemenangan'



Manchester United akan berhadapan dengan Chelsea di lanjutan Liga Inggris akhir pekan ini. The Red Devils dituntut untuk bermain sebagai tim agar bisa memenangi pertandingan itu.

Pertandingan antara MU melawan The Blues itu akan berlangsung di Old Trafford, Minggu (26/10/2014). Chelsea boleh dibilang menjadi tim unggulan di laga itu kendati bermain tandang.

Chelsea belum terkalahkan dalam delapan laga di Premier League dengan catatan tujuh kali kemenangan dan sekali hasil imbang. Tim besutan Jose Mourinho itupun ada di posisi pertama klasemen dengan raihan 22 poin.

Sementara itu, MU masih ada dalam performa naik turun. Mereka tercatat tiga kali menuai kemenangan dan hasil imbang, serta sudah menuai dua kekalahan.

Sadar dengan laga berat di depan mata, midfielder MU, Daley Blind meminta rekan-rekannya untuk bisa bermain kolektif supaya bisa menang.

"Kami harus memainkan taktik permainan kami sendiri, lalu kami harus bermain sebagi sebuah tim untuk bisa menang," kata Blind di United Review.

"Mungkin ini akan menjadi pertarungan taktik. Saya pikir kedua pelatih sangat kuat di poin itu, jadi ini akan menjadi pertandingan yang ketat," imbuhnya.
Selengkapnya...

Pochettino Tak Sepenuhnya Senang dengan Kemenangan Spurs



Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, memang puas dengan kemenangan telak timnya atas Asteras Tripolis. Meski demikian, dia kecewa dengan penampilan Spurs di menit-menit akhir laga.

Menjamu Asteras di matchday 3 Liga Europa, Jumat (24/10/2014) dinihari WIB, Spurs memetik kemenangan meyakinkan 5-1. Hasil itu membuat Spurs menempel ketat Besiktas di posisi atas klasemen Grup C.

Harry Kane dan Erik Lamela menjadi bintang kemenangan The Lilywhites. Kane membukukan hat-trick, sementara Lamela mencetak dua gol--yang salah satunya adalah gol tendangan rabona dari luar kotak penalti.

Meski puas dengan kemenangan timnya, Pochettino kecewa dengan permainan Spurs di menit-menit akhir laga. Barisan belakang disebutnya bermain terlalu tinggi hingga memberi kesempatan pada Asteras untuk masuk ke area berbahaya.

Perubahan permainan Spurs itu kemudian berakibat pelanggaran yang dilakukan Hugo Lloris dan berbuah pada kartu merah. Dari tendangan bebas karena pelanggaran itu, Asteras bisa menjebol gawang Spurs.

"Saya senang dengan hasilnya, 5-1, tapi kecewa dengan lima menit terakhir karena kami memberi kemungkinan bagi mereka untuk bermain satu lawan satu dengan kiper kami," sahut Pochettino seperti dikutip Sky Sports.

"Kami harus mengatur permainan dengan lebih baik. Saya kecewa dengan lima menit terakhir, tapi setelah itu senang dengan hasilnya. Target kami adalah untuk mendapat tiga poin dan itu tercapai."

"Saya pikir sikap Hugo tepat. Tidak beruntung karena itu kartu merah tapi saya tidak senang dengan menit-menit terakhir karena garis pertahanan kami sangat tinggi."

"Kami memberi kemungkinan untuk bermain di belakang garis pertananan dan di kedudukan 5-0, dengan tiga menit tersisa, kami tidak siap dan fokus pada itu. Kami memberi mereka kemungkinan untuk bermain satu lawan satu dengan baik melawan kiper dan karena itu saya tidak senang," katanya.
Selengkapnya...

Kamis, 23 Oktober 2014

Penyisihan Grup Liga Champions


32 tim yang tampil di Liga Champions musim ini telah menyelesaikan pertandingan ketiganya. Secara serentak, pertandingan tersebut digelar di 16 lokasi berbeda, Rabu (22/10/2014) dan Kamis (23/10/2014) dinihari WIB.

Tim-tim unggulan seperti Bayern Muenchen, Barcelona, Real Madrid, dan Chelsea berhasil menang dengan skor telak. Sementara itu, tim besar lainnya yakni Juventus, Manchester City, AS Roma, dan Liverpool terpaksa gigit jari karena gagal menang di laga ketiga ini.

Hasil pada pertandingan ketiga ini membuat perubahan di papan klasemen. Beberapa tim tinggal selangkah lagi untuk meraih tiket ke babak 32 besar. Berikut, klasemen sementara babak penyisihan grup Liga Champions;
    Grup A
NoTimMainMenangImbangKalahPoin
1Atletico Madrid32016
2Olympiakos32016
3Juventus31023
4Malmo31023

    Grup B
NoTimMainMenangImbangKalahPoin
1Real Madrid33009
2Basel31023
3Ludogorets31023
4Liverpool31023

   Grup C
NoTimMainMenangImbangKalahPoin
1Bayer Leverkusen32016
2AS Monaco31205
3Zenit31114
4Benfica30121

         Grup D
NoTimMainMenangImbangKalahPoin
1Borussia Dortmund33009
2Arsenal32016
3Anderletch30121
4Galatasaray30121
         Grup E
NoTimMainMenangImbangKalahPoin
1Bayern Muenchen33009
2AS Roma31114
3Manchester City30212
4CSKA Moskow30121

        Grup F
NoTimMainMenangImbangKalahPoin
1PSG32107
2Barcelona32016
3Ajax30212
4Apoel30121

        Grup G
NoTimMainMenangImbangKalahPoin
1Chelsea32107
2Schalke31205
3Maribor30212
4Sporting Lisbon30121

         Grup H
NoTimMainMenangImbangKalahPoin
1Porto32107
2Shakhtar Donetsk31205
3BATE Borisov31023
4Atheltic Bilbao30121
Selengkapnya...

Kemenangan Meyakinkan dari Atletico, Setelah Lewati Berbagai Upaya



Atletico Madrid memang menang telak 5-0 atas Malmo. Tapi laga tak senantiasa berjalan mulus untuk Los Colchoneros, yang sempat mengalami kebuntuan.

Bermain di Vicente Calderon, Kamis (23/10/2014) dinihari WIB, Atletico sukses mencukur Malmo lima gol tanpa balas. Koke membuka pesta gol anak-anak ibukota Spanyol malam itu, dilanjutkan Mario Mandzukic, Antoine Griezmann, Diego Godin, dan Alessio Cerci.

Kendati skornya sangat mencolok, nyatanya laga tak berjalan mudah untuk Atletico pada awalnya. Patut diketahui bahwa seluruh gol Atletico didapatkan di babak kedua. Selain itu Atletico cuma mampu mencatatkan tiga tembakan tepat sasaran di 45 menit pertama, sementara tujuh lainnya di babak kedua.

"Kami mencoba di babak pertama, tapi mereka tidak memberikan banyak ruang. Kami mencoba dengan banyak umpan silang dan kami sempat sial ketika upaya Griezmann membentur tiang," kata Koke kepada AS.

"Kami mencoba mencetak gol dari jarak dekat, jarak jauh, pada akhirnya kami bekerja keras dan saya beruntung membuat gol pertama, dan dari sana gol-gol lain tercipta," tambahnya dilansir Football Espana.

Berkat kemenangan tersebut, Atletico kini memuncaki klasemen Grup A dengan nilai enam, unggul selisih gol dari Olimpiakos yang punya raihan poin sama. Tangga tiga-empat ditempati Juventus dan Malmo yang masing-masing mengoleksi tiga angka. Demi memastikan kelolosan, Koke menuntut rekan-rekannya untuk melanjutkan performa oke ini.

"Kami harus melaju dan memenangi laga-laga tersisa untuk menghindari situasi bergantung pada tim-tim lain. Kami punya enam poin, kami ada di puncak klasemen, dan itu hal yang penting," demikia gelandang internasional Spanyol ini.
Selengkapnya...

Wenger: Kemenangan Penting Bagi Arsenal untuk Lolos dari Grup



Arsenal nyaris saja pulang dengan tangan hampa dari kunjungan ke markas Anderlecht. Setelah akhirnya menang, manajer The Gunners menyebut kemenangan ini jadi bekal penting lolos dari fase grup.

Bertandang ke Constant Vanden Stock Stadium, Kamis (23/10/2014) dinihari WIB, Arsenal tertinggal 0-1 hingga menit-menit akhir laga lewat gol Andy Najar.

Arsenal baru bisa memecah kebuntuan di menit ke-89 lewat tendangan Kieran Gibbs. Sontekan jarak dekat Lukas Podolski di masa injury time pada prosesnya memastikan kemenangan untuk anak-anak London utara.

Berkat kemenangan tersebut, kini Arsenal kukuh di urutan dua dengan nilai enam. Posisi terbilang cukup aman mengingat mereka unggul lima angka dari Anderlecht dan Galatasaray yang baru memetik satu poin. Sementara posisi tertatas masih ditempati Borussia Dortmund.

"Kemenangan ini vital bagi kami untuk lolos ke fase berikutnya. Kami berada di posisi yang tangguh sekarang," kata Wenger di situs resmi UEFA.

"Sekarang semuanya tergantung pada kami dan kami harus memenangi seluruh laga kandang kami. Ayo lolos dan kemudian melihat sejauh mana kami bisa melaju," tambahnya.
Selengkapnya...

Rabu, 22 Oktober 2014

Tim Seribu Dewa Menolak Pasrah


Piraeus: Klasemen grup A Liga Champions terlihat unik, betapa tidak, empat kontestan di grup tersebut sama-sama mengemas poin tiga dari dua laga yang telah dimainkan. Penentuan siapa tim yang berhak di posisi lebih tinggi akan ditentukan lewat selisih gol.
La Vecchia Signora yang duduk di posisi dua cukup diuntungkan dari posisi tersebut. Juventus berpeluang besar menggeser Atletico bila mampu mencuri poin penuh ketika bertandang ke Negeri Seribu Dewa, Yunani ketika menghadapi Olympiacos, Rabu (23/10/2014) atau Kamis dinihari WIB. Di atas kertas, Juventus jelas diunggulkan memetik kemenangan ketika menjumpai tim juru kunci grup A itu.
Setelah 11 tahun, kedua kubu kembali dipertemukan. Pada 10 Desember 2003, Si Nyonya Tua menggulung Olympiacos dengan skor telak tujuh gol tanpa balas di fase penyisihan grup. Itu menjadi kemenangan terbesar Juventus di kancah Eropa sekaligus menjadi kekalahan terbesar Olympiacos di kompetisi elite antarklub Eropa itu.
Kendati di atas kertas, prediksi menjagokan Juventus, pelatih Olympiacos, Michel menolak pasrah. Dia tidak ingin timnya kalah sebelum berperang. Musim lalu, Olympiacos sukses menembus 16 besar. Langkah mereka dihentikan Manchester United.
Pelajaran yang didapat musim lalu menjadi modal berharga Olympiacos menantang Juventus. "Kami tahu bagaimana taktik menghadapi Juventus. Musim lalu membuktikan, kami mampu melakukannya," kata sang pelatih dilansir dari Italian Football.
"Besok kami harus memutuskan, apakah kami mampu mencapai standar di turnamen ini. Kami respek dengan Juventus, tetapi ingin tetap bertahan di turnamen ini. Kami merasa tersanjung, orang-orang berbicara tentang kami di luar Yunani," sambungnya.
Psywar untuk melemahkan kubu tamu pun langsung ditebar Michel jelang pertandingan di Stadio Georgios Karaiskaki. Formasi 3-5-2 menurut sang arsitek bakal menjadi senjata ampuh untuk mempermalukan Gianluigi Buffon dkk. Michel mengaku tahu 'jeroan' kekuatan Juventus termasuk ketika bertahan dan menyerang.
"Juventus di era Antonio Conte pasti berbeda, tapi saya memandang mereka kini lebih lemah di bawah Allegri. Tapi bagaimanapun kedua pelatih tidak bisa dibandingkan."
Perang urat syaraf yang dilontarkan Michel sah-sah saja, terutama untuk memompa semangat bertanding tim. Namun perlu diingat, secara keseluruhan, secara head-to-head Juventus masih unggul dari Olympiacos.
Dalam empat pertemuan terakhir, termasuk di Yunani, Juventus belum pernah kalah. 2 kali imbang dan 2 kali menang. Rekor Juventus bertemu tim asal Yunani pun terbilang bagus dengan 12 kemenangan, 4 kali imbang dan 4 kali kalah.
Namun kepercayaan Juventus baru saja sedikit goyah pascahasil imbang 1-1 kontra tim asal promosi, Sassuolo di kancah Serie A."Kami memang mengalami langkah mundur, tapi kami siap kembali ke jalur yang benar," ujar bek Juventus Leonardo Bonucci di Skysports.
"Sekarang, kami menghadapi Liga Champions. Saya pikir, ini menjadi momentum tepat buat kami untuk bangkit. Kami akan ke Yunani dengan rasa lapar berlebih," kata Bonucci.
Pelatih Juventus, Masimilliano Allegri pun angkat topi buat Michel; terutama jerih payahnya menularkan sepakbola Spanyol ke Yunani yang menitikberatkan penguasaan bola dan umpan-umpan pendek.
"Besok (hari ini) sangat penting, tetapi tidak menentukan. Kami akan bertemu dua pekan lagi di Turin. Ini membuat kami memiliki kesempatan mendapatkan poin di dua laga ini. Kami sangat termotivasi dan tidak boleh ada kesalahan." 
Selengkapnya...